Menyambut Anak

Tips-tips Menyambut si Buah Hati

  • Blog Stats

    • 38,752 hits

Kontraksi dan Prosesnya

Posted by Farid Ma'ruf pada 14 April 2009

Ada 3 hal penting yang harus ada agar persalinan berlangsung lancar.

  1. Kontraksi rahim: untuk mendorong bayi
  2. Kondisi membukanya mulut rahim dan elastisitas saluran lahir. Bila kontraksi dimulai, dengan sendirinya saluran rahim akan menjadi lunak dan mulut rahim peralahan-lahan akan membuka.
  3. Rotasi bayi. Bayi akan mengangkat dagunya dan sambil memutar tubuhnya akan berusaha untuk melewati saluran lahir.

Lakukan hal berikut selama interval kontraksi

  • Suplai energi: Makanlah pisang atau roti untuk mencukupi kebutuhan energi yang diperlukan untuk proses melahirkan.
  • Suplai air: Saat kontraksi, leher seringkali kering. siapkan minuman botol (Aqua dll) yang dilengkapi sedotan untuk memudahkan minum.
  • Dinginkan tubuh: Dengan mendinginkan dahi, anda akan lebih merasa segar. Taruh handuk dingin di atas dahi atau dengan mengipas-ngipas.
  • Rileks: Dengarkan CD atau lagu kesukaan anda untuk menenangkan.

Obat stimulasi kontraksi digunakan bila:

  • Tanggal rencana bayi lahir telah berlalu namun belum juga ada tanda-tanda persalinan (lebih dari 42 minggu). Bila bayi terlalu lama di dalam, fungsi rahim akan menurun dan berakibat buruk pada bayi.
  • Kontraksi ringan terus-menerus. Bila kontraksi telah lebih dari 30 jam namun kontraksi sesungguhnya tidak kunjung timbul.
  • Walaupun terjadi “pecah ketuban premonitori” namun kontraksi tidak kunjung timbul. Agar bayi tidak terinfeksi dan tidak melemah, diberi obat perangsang kontraksi.
  • Saluran rahim mengeras/kaku, mengakibatkan bayi tidak dapat turun.

Cara melewati masa-masa kontraksi

Selama interval kontraksi, gerakkan tubuh dengan bebas dan jangan terus tiduran. Ambil posisi yang nyaman yang sesungguhnya akan mempercepat proses persalinan. Juga dengan menggerakkan tubuh, mulut rahim akan melunak dan saluran lahir menjadi melebar. Gerakkan tubuh dengan:

  • Berjalan: Berjalan sangat efektif untuk mempercepat proses persalinan, namun juga jangan terlalu memaksa diri.
  • Duduk menghadap sandaran kursi: Berat badan ditaruh pada sandaran kursi, dan tulang pinggung juga akan melebar.
  • Duduk dengan posisi melipat kaki (bersila): Dengan membuka sendi paha, bayi turun lebih mudah, juga baik untuk mengurangi rasa sakit.
  • Memijat pinggang.
  • Jepit bola tenis antara tembok dan pinggang.
  • Memijat pangkal paha dengan bola tenis.
  • Menghembuskan nafas panjang (pernapasan perut).
  • Menggenggam benda (bola, handuk, boneka dll) saat kontraksi datang.
  • Merendam kaki di air hangat: Selain memperlancar aliran darah, juga merilekskan badan.

* Jangan menghirup terlalu banyak udara saat mengambil nafas. karena bila dilakukan terus-menerus dapat menyebabkan hyperventilation syndrome, di mana tangan dan kaki menjadi kesemutan dan kepala menjadi pusing.

Sumber : http://ibudanbayi.grc.jp/?p=12

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: